Prediksi Harga XRP, Cardano, dan Dogecoin di Akhir 2025 Menurut AI Alibaba Qwen

Prediksi harga

Pasar crypto masih bergulat dalam fase ketidakpastian tinggi, namun teknologi AI kini mulai digunakan untuk membaca prediksi harga dari beberapa altcoin besar. Qwen AI, sistem prediksi berbasis machine learning milik Alibaba yang digadang-gadang sebagai saingan ChatGPT dari Tiongkok.

Berikut ini adalah outlook harga untuk XRP, Cardano (ADA), dan Dogecoin (DOGE) hingga akhir tahun 2025. Model ini memberikan dua skenario, yaitu proyeksi bullish dan bearish, dengan peringatan bahwa sentimen pasar yang negatif bisa memicu penurunan tajam jika tidak segera berbalik arah.

XRP: Antara Potensi Naik ke $10 atau Turun ke $1 per Token

Menurut perhitungan Qwen AI, kondisi pasar yang terus memburuk bisa mendorong harga Ripple ($XRP) menyentuh $1 atau sekitar Rp16.634 menjelang Natal.

Prediksi harga XRP
Sumber: Qwen AI

Angka ini menunjukkan potensi penurunan lebih dari 50% dari posisi saat ini yang berada di kisaran $2,23 atau sekitar Rp37.106. Proyeksi ini muncul meski sebelumnya XRP sempat mencetak rekor tertinggi tujuh tahun di $3,65 pada bulan Juli lalu, setelah kemenangan besar Ripple dalam kasus hukum dengan SEC Amerika Serikat.

Secara teknikal, XRP telah berkonsolidasi selama beberapa bulan dengan pola bullish flag yang terus terbentuk namun belum menunjukkan breakout signifikan. Indikator RSI berada di angka 61, sementara dalam 24 jam terakhir token ini naik 2,2%.

grafik XRP

Skenario bullish yang disimulasikan oleh Qwen AI memperkirakan XRP bisa mencapai level $10 atau setara dengan Rp166.340. Lonjakan ini didorong oleh persetujuan sembilan ETF spot XRP oleh otoritas AS yang diyakini akan menarik gelombang investasi institusional, sebagaimana yang terjadi setelah peluncuran ETF Bitcoin dan Ethereum.

Dukungan regulasi tambahan dan kemitraan baru di sektor pembayaran bisa memperkuat potensi XRP untuk kembali menyentuh harga dua digit pada 2026.

Cardano: AI Alibaba Perkirakan Lonjakan 1.760% Jika Pasar Pulih

Cardano ($ADA) tetap menjadi proyek blockchain yang sangat dihormati karena pendekatannya yang ilmiah dan fokus jangka panjang pada skalabilitas serta keamanan.

Prediksi harga Cardano
Sumber: Qwen AI

Didirikan oleh Charles Hoskinson, salah satu pencetus cryptocurrency terbaik yaitu Ethereum, Cardano menekankan proses pengembangan peer-reviewed yang membuatnya unik di antara proyek layer-1 lainnya.

Dengan kapitalisasi pasar lebih dari $15 miliar, Cardano mempertahankan posisinya sebagai salah satu jaringan blockchain utama dengan dukungan komunitas developer aktif dan ekosistem decentralized applications (dApps) yang terus berkembang.

Qwen AI membuat prediksi harga ADA bisa melonjak ke $8 pada awal 2026, mewakili kenaikan sebesar 1.760% dari harga saat ini di sekitar $0.43. Proyeksi ini juga melampaui rekor tertinggi sebelumnya yang tercatat di $3.09.

grafik Cardano

Analis melihat kekuatan fundamental, pembaruan berkelanjutan, dan roadmap teknis yang solid sebagai alasan utama Cardano bisa mendominasi fase eksi DeFi berikutnya.

Namun, jika tekanan pasar meningkat, AI Alibaba juga memproyeksikan potensi penurunan harga ADA ke $0.30, yang berarti hanya turun sekitar 15% dari level saat ini, menjadikannya aset yang relatif tahan banting dibandingkan altcoin lainnya.

Dogecoin: Qwen AI Waspadai Potensi Penurunan DOGE ke $0.03

Dogecoin ($DOGE), yang awalnya diluncurkan sebagai lelucon pada 2013, kini memiliki valuasi pasar sekitar $23 miliar. Jumlah ini mencakup hampir separuh dari seluruh nilai pasar meme coin yang beredar.

Meski demikian, performa DOGE dalam beberapa bulan terakhir kurang menggembirakan. Setelah mencetak beberapa formasi teknikal bullish di akhir musim panas lalu, momentum pembeli mulai mengendur.

Prediksi harga Doge
Sumber: Qwen AI

Qwen AI memperingatkan bahwa dalam skenario terburuk, DOGE bisa jatuh ke level $0.03 atau sekitar Rp500, turun tajam 81% dari harga saat ini di $0.16. Angka ini menunjukkan potensi koreksi ekstrem yang bisa mengguncang investor ritel.

Meskipun begitu, dalam proyeksi bullish-nya, Qwen AI memberikan outlook yang sangat optimis, yakni DOGE bisa menembus $2.

Grafik Doge

Ini berarti potensi kenaikan 12,5x bagi investor yang membeli pada harga saat ini. Walaupun narasi “DOGE ke $1” belum terealisasi sejak hype tahun 2021, adopsi terus bertumbuh. Tesla menerima DOGE untuk pembelian merchandise, sementara PayPal dan Revolut telah mendukung transfer DOGE di platform mereka.

Maxi Doge (MAXI): Prediksi Harga Meme Coin Baru yang Siap Menjadi Pewaris DOGE

Meskipun prediksi Qwen AI fokus pada altcoin besar, geliat di sektor meme coin menunjukkan bahwa proyek-proyek kecil justru menyerap banyak minat spekulatif. Salah satu yang sedang naik daun adalah Maxi Doge ($MAXI).

Maxi Doge

Token ERC-20 berbasis Ethereum yang muncul dengan latar belakang cerita komedi seputar karakter Maxi yaitu ‘saudara tiri’ Dogecoin yang selama ini menonton dari pinggiran sambil merancang kejutan besar dari basement ibunya.

Presale MAXI berhasil mengumpulkan dana sebesar $4,2 juta sejauh ini, dan harga token masih ditawarkan di $0.00027. Dengan struktur penjualan bertahap, harga akan meningkat di ronde berikutnya, menciptakan urgensi bagi investor awal untuk ikut serta lebih cepat.

MAXI mengunggulkan keuntungan dari ekosistem Ethereum, termasuk efisiensi energi dan keamanan tinggi, yang tidak dimiliki oleh model proof-of-work seperti Dogecoin.

Tokenomic Maxi Doge

Selain itu, proyek ini juga menawarkan reward staking dengan potensi imbal hasil hingga 73% APY, meski tingkat yield akan menurun seiring meningkatnya jumlah holder yang melakukan staking.

Investor dapat membeli $MAXI melalui Metamask atau Best Wallet. Bagi Anda yang tertarik mengikuti perkembangan proyek ini, kunjungi akun resmi mereka di X (Twitter) dan bergabunglah di grup Telegram untuk informasi terbaru. Untuk prediksi harga MAXI Doge dan panduan cara beli Maxi Doge, kunjungi juga laman resmi proyek mereka.

Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi ICOBench Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. ICOBench Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.

By sulastri

Sulastri adalah penulis konten crypto dan Web3 yang telah aktif sebagai investor sejak 2017. Berbekal pengalaman dan pemahaman mendalam terhadap teknologi blockchain, ia membantu proyek-proyek kripto membangun narasi yang kuat, relevan, dan mudah dicerna. Gaya tulisannya memadukan riset teknis dengan sentuhan humanis, menjadikan topik kompleks terasa dekat dan engaging bagi semua kalangan dari pemula hingga pelaku industri Web3.