Prediksi Harga Ethereum: ETH Tembus $3.300 Saat Cadangan Bursa Turun ke Level 8,6%

Ethereum

Harga Ethereum kembali menanjak, kini diperdagangkan di atas $3.300 atau sekitar 55,9 juta rupiah. Kenaikan ini menandai pemulihan tajam setelah berminggu-minggu mengalami volatilitas. Dalam satu hari, ETH melesat lebih dari 6 persen dan mencetak harga tertinggi bulanan baru di $3.396 atau sekitar 57,5 juta rupiah.

Momentum investor tampak mulai pulih setelah institusi besar dan investor whale melakukan akumulasi agresif. Cadangan Ethereum di bursa terpusat kini tinggal 8,7 persen dari total pasokan yang beredar. Artinya, hanya sekitar 10,5 juta ETH dari total 120,7 juta ETH yang masih berada di platform perdagangan.

Bitmine Melakukan Akuisisi Besar

Fenomena ini terjadi untuk pertama kalinya sejak Ethereum diluncurkan pada tahun 2015. Para analis menilai bahwa kondisi ini bisa menciptakan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, yang pada akhirnya dapat mendorong harga naik signifikan.

Penurunan cadangan ini juga terjadi setelah akuisisi besar seperti pembelian Ethereum oleh Bitmine senilai $435 juta setara lebih dari 7,2 triliun rupiah yang kini menguasai 3,2% dari total pasokan ETH.

Cadangan Ethereum di Bursa

Pasar Ethereum perlahan bergerak menuju fase kelangkaan yang semakin terasa nyata. Cadangan ETH di bursa terpusat kini hanya tersisa 8,7%, setara kurang lebih 16,6 juta coin.

Mayoritas holder memilih memindahkan aset mereka ke wallet pribadi, menunjukkan kecenderungan menyimpan ETH dalam jangka panjang. Meskipun beberapa prediksi harga Ethereum masih menyoroti tekanan bearish, tren suplai justru menggambarkan kondisi yang berbeda.

Cadangan Pertukaran Ethereum Anjlok ke Level Terendah Sepanjang Sejarah

Penurunan cadangan ini semakin cepat sejak Juli 2025, ketika saldo ETH di exchange turun hampir 20%. Sebagian besar arus keluar ini sejalan dengan akumulasi besar yang dilakukan institusi seperti Bitmine. Langkah ini memperjelas minat jangka panjang terhadap aset berbasis smart contract terbesar di dunia.

Grafik cadangan Ethereum

Momentum jaringan meningkat lagi setelah upgrade Fusaka aktif pada 3 Desember 2025. Transaksi menjadi lebih efisien, biaya turun lebih rendah, dan aktivitas developer meningkat. Saat cadangan bursa sempat menyentuh 16,8 juta ETH, data terbaru menunjukkan level yang lebih rendah lagi, memperlihatkan kecepatan migrasi ke jaringan yang semakin optimal.

Para analis melihat peluang, karena jika pembeli terus masuk dengan ritme seperti ini maka pasar bisa memasuki fase rally kuat. Ketersediaan pasokan yang menyusut membuka ruang bagi pergerakan harga yang lebih agresif, terutama ketika aktivitas di jaringan Ethereum kembali meningkat.

Prediksi Harga Ethereum Melonjak, Menembus Level Resistensi $3.100

Momentum Ethereum menunjukkan ketahanan yang cukup solid. Setelah berminggu-minggu bergerak di area yang sama, ETH akhirnya menembus resistance $3.100 dan kini berada di sekitar $3.325 atau 55,4 juta rupiah. Kapitalisasi pasar Ethereum juga mencapai kisaran $401 miliar, memperlihatkan pemulihan kuat dibanding kondisi pada kuartal ketiga.

Grafik prediksi harga Ethereum

Kendati resistance di dekat area $3.100 sempat menahan langkahnya, Ethereum berhasil menempa dukungan baru di atas $3.000. Dari sisi teknikal, level 50DMA kembali berperan sebagai resistance jangka pendek yang kini berada dekat harga $3.400.

Volume pembelian yang belum terlalu kuat membuat pergerakan menuju target berikutnya membutuhkan dorongan tambahan. Break yang meyakinkan di atas $3.400 bisa membuka jalan menuju $3.670, lalu berlanjut ke area psikologis $4.000.

Risiko penurunan tetap ada apabila harga gagal mempertahankan dukungan di $3.100. Skenario koreksi dapat membawa salah satu altcoin terbaik ini menuju $2.900, bahkan ke area lebih rendah seperti $2.750 hingga $2.500 jika tekanan jual makin dominan. Pergerakan seperti ini masih dianggap wajar dalam pola konsolidasi sebelum tren besar berikutnya terbentuk.

Presale Bitcoin Hyper Hampir Menembus Angka $30 Juta

Perhatian investor kini tidak hanya tertuju pada Ethereum. Ketika pasar mulai pulih, proyek dengan potensi ROI besar justru menjadi sorotan paling menarik. Bitcoin Hyper ($HYPER) saat ini berada di posisi teratas daftar tersebut.

Bitcoin Hyper - Layer 2 Bitcoin

Proyek ini telah mengumpulkan dana lebih dari $29,2 juta dalam presale dan berhasil menjual lebih dari 637 juta token. Angka ini menjadikannya salah satu presale paling menonjol sepanjang 2025.

Bitcoin Hyper menawarkan pendekatan berbeda terhadap ekosistem Bitcoin. Blockchain Bitcoin tetap menjadi pilar terbesar dalam industri, tetapi skalabilitasnya masih menjadi batasan. Transaksi lambat, biaya tinggi, dan fitur terbatas sering membuat Bitcoin hanya berfungsi sebagai store of value. Bitcoin Hyper hadir untuk mengubah pola pikir tersebut.

Proyek ini memperkenalkan execution layer berbasis SVM yang memungkinkan transaksi cepat, biaya rendah, serta kemampuan smart contract penuh. Kombinasi ini membuka peluang baru bagi ekosistem Bitcoin seperti pembayaran instan, platform DeFi, game on-chain, hingga pasar meme coin yang selama ini berkembang di jaringan lain.

Cara beli Bitcoin Hyper

Beberapa faktor kunci yang membuat Bitcoin Hyper ($HYPER) semakin mendapat perhatian antara lain peluang pasar layer-2 Bitcoin senilai lebih dari $2 triliun, imbal hasil staking 40% bagi pengguna awal ICO, dukungan teknologi SVM dan zk-roll-up, hingga minat investor yang sangat besar terhadap proyek ini.

Harga presale koin micin ini hanya $0.013395 membuat token $HYPER terlihat undervalued. Para analis melihat bahwa utilitas nyata di jaringan Bitcoin dapat menjadi landasan kuat bagi adopsi massal. Proyek ini juga mulai ramai dibahas sebagai kandidat altcoin besar berikutnya, terutama bagi investor yang memburu peluang pertumbuhan agresif.

Sebagai bagian akhir, pembaca dapat mempelajari lebih lanjut mengenai proyek ini melalui akun X (Twitter) dan channel Telegram resminya. Informasi tambahan juga tersedia melalui laman resmi Bitcoin Hyper. Pencarian seperti prediksi harga Bitcoin Hyper atau cara beli Bitcoin Hyper dapat membantu investor memahami peluang jangka panjang proyek tersebut sekaligus memaksimalkan manfaat dari fase presale yang masih berlangsung.

Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi ICOBench Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. ICOBench Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.

By sulastri

Sulastri adalah penulis konten crypto dan Web3 yang telah aktif sebagai investor sejak 2017. Berbekal pengalaman dan pemahaman mendalam terhadap teknologi blockchain, ia membantu proyek-proyek kripto membangun narasi yang kuat, relevan, dan mudah dicerna. Gaya tulisannya memadukan riset teknis dengan sentuhan humanis, menjadikan topik kompleks terasa dekat dan engaging bagi semua kalangan dari pemula hingga pelaku industri Web3.