Pasar kripto masih terasa berat. Sentimen bearish seolah belum mau pergi, membuat Bitcoin dan Ethereum kesulitan membangun momentum bullish yang kuat. Aset-aset kapitalisasi besar lainnya juga banyak yang bergerak sideways, tanpa konfirmasi arah yang jelas. Nah, di fase seperti inilah, mata para trader seringkali beralih.
Alih-alih fokus ke nama-nama besar yang stagnan, perhatian justru mengarah ke proyek-proyek tahap awal yang masih aktif membangun, menarik modal, dan bergerak relatif independen dari deru pasar jangka pendek. Pekan ini, ada beberapa nama yang patut Anda simpan di watchlist, terutama jika Anda mencari altcoin baru terbaik dengan narasi infrastruktur yang kuat.
LiquidChain ($LIQUID) – Altcoin Baru yang Menawarkan Solusi Likuiditas Lintas Rantai yang Sedang Naik Daun
Salah satu proyek yang mencuri perhatian adalah LiquidChain ($LIQUID). Sementara kripto utama stagnan, presale LiquidChain justru mendapatkan traksi. Alasannya jelas: fokus mereka pada infrastruktur dan narasi penyatuan likuiditas lintas rantai (cross-chain liquidity) menyentuh masalah utama di ekosistem saat ini.

Bayangkan, Bitcoin punya keamanan, Ethereum punya smart contract, dan Solana punya kecepatan. Tapi likuiditas di antara ketiganya? Masih terpecah-pecah. LiquidChain hadir sebagai Layer-3 execution and liquidity layer yang dibangun di atas Bitcoin, Ethereum, dan Solana.
Tujuannya bukan membuat blockchain baru, tapi mengkoordinasikan modal yang ada di jaringan-jaringan tersebut. Ini bisa menjadi solusi atas ketergantungan pada jembatan (bridge) dan aset terbungkus (wrapped assets) yang rentan.
Token $LIQUID dirancang sebagai jantung jaringan, digunakan untuk biaya, staking, dan tata kelola. Dari sisi investasi, presale-nya yang sedang berjalan menambah daya tarik. Harga presale dimulai dari $0.01325 dengan kenaikan bertahap. Dana yang terkumpul sudah mendekati $500.000 atau sekitar Rp 8,3 miliar, menunjukkan minat yang stabil di tengah pasar lesu.
Yang menarik, peserta presale bisa langsung melakukan staking $LIQUID untuk mendapatkan reward APY, di mana lebih dari 26 juta token telah distaking. Ini sinyal bahwa banyak pembeli berorientasi jangka panjang. Silakan kunjungi website resmi LiqudChain untuk informasi lebih lanjut. Jangan lupa baca whitepaper proyek sebelum memutuskan untuk berinvestasi.
Bitcoin Hyper ($HYPER) – Membawa Kecepatan dan DeFi ke Jaringan Bitcoin
Pendekatan berbeda tapi tak kalah relevan ditawarkan oleh Bitcoin Hyper ($HYPER). Proyek ini fokus pada skalabilitas Bitcoin melalui solusi Layer 2 yang dirancang untuk membawa transaksi cepat, smart contract, DeFi, dan staking ke jaringan Bitcoin, tanpa mengorbankan keamanan intinya.

Dengan memanfaatkan Solana Virtual Machine (SVM), Bitcoin Hyper menawarkan finalitas sub-detik dan biaya sangat rendah. Ini membuka pintu untuk aplikasi yang sulit dijalankan di Layer 1 Bitcoin. Melalui Canonical Bridge-nya, pengguna dapat mengunci BTC di mainnet Bitcoin dan mencetak wrapped BTC di jaringan Hyper, memungkinkan pergerakan aset yang aman antar lapisan.
Sebagai salah satu altcoin baru terbaik yang mengusung narasi perkembangan Layer 2 Bitcoin, $HYPER menarik minat investor yang percaya pada evolusi ekosistem BTC. Harga tokennya dalam presale adalah $0.013635, dengan total pendanaan yang telah mencapai $31 juta atau sekitar Rp 520 miliar. Angka yang cukup signifikan untuk sebuah proyek di fase awal.
Untuk mengikuti perkembangannya dan mendapatkan panduan cara beli Bitcoin Hyper, Anda bisa mengikuti komunikasi resmi proyek di akun X (Twitter) dan Telegram. Seluruh informasi terperinci, untuk membuat prediksi harga Bitcoin Hyper berdasarkan roadmap teknis, dapat Anda akses dengan mengunjungi laman presale Bitcoin Hyper secara langsung.
Mengapa LiquidChain dan Bitcoin Hyper Cukup Menonjol Pekan Ini?
Kedua proyek ini sama-sama menawarkan narasi fundamental yang kuat. Namun, LiquidChain tampaknya mendapatkan sorotan ekstra sebagai crypto yang menjanjikan saat ini bagi investor yang fokus pada infrastruktur tahap awal. Masalah likuiditas yang terfragmentasi semakin nyata, dan LiquidChain menempatkan diri tepat di persimpangan itu.
Dengan presale yang masih berjalan, harga harian yang meningkat, insentif staking, dan total pendanaan yang bertambah, LiquidChain mendapat keuntungan dari timing dan utilitas. Ketika kripto besar stagnan, proyek yang membangun fondasi infrastruktur cenderung menarik modal lebih dulu.
Dinamika inilah yang membuat LiquidChain dan juga Bitcoin Hyper muncul sebagai coin crypto terbaru yang wajib dipantau pekan ini. Jadi, mana yang akan masuk portofolio Anda?
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi ICOBench Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. ICOBench Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.
