Ethereum memasuki periode penting saat aliran dana ke ETF tetap meningkat meskipun harga ETH menghadapi tekanan jual di tengah koreksi pasar crypto yang lebih luas. Kondisi ini menciptakan tarik-menarik antara kekuatan institusional yang mendukung Ethereum dan sentimen pasar yang masih berhati-hati.
Di saat yang sama, persaingan antara bull dan bear semakin ketat untuk menjaga harga ETH tetap berada di atas $4.000 atau sekitar 66,7 juta rupiah.
Aliran Dana ETF Ethereum Tetap Kuat
Aliran masuk ke ETF Ethereum terus menunjukkan ketahanan, mencerminkan minat institusional yang stabil terhadap aset ini. Pada Rabu, 15 Oktober, total inflow ETF spot Ethereum di AS mencapai $169 juta atau sekitar 2,8 triliun rupiah.
Mayoritas dana tersebut berasal dari BlackRock iShares Ethereum Trust (ETHA) yang mencatat inflow sebesar $163 juta, sedangkan Bitwise ETHW menyusul dengan $12,31 juta.
ETF Ethereum milik BlackRock mencatat arus masuk bersih setara 41.132 ETH dan volume perdagangan mencapai $1,4 miliar atau sekitar Rp23,3 triliun dalam periode yang sama. Data ini mencerminkan tingginya partisipasi institusi dalam produk investasi berbasis Ethereum.
Dengan total inflow lebih dari $10 miliar sepanjang 2025, ETHA kini menempati peringkat 15 dari lebih dari 4.400 ETF global, menunjukkan peningkatan kepercayaan terhadap eksposur Ethereum di pasar teregulasi.
Harga ETH Menguji Dukungan di Level $4.000
Harga Ethereum mengalami tekanan setelah gagal bertahan di area $4.400, memicu koreksi sekitar 10% dan membawa ETH mendekati level penting $4.000 atau sekitar 66,7 juta rupiah. Level ini kini menjadi garis pertahanan utama di tengah tarik-menarik sentimen bullish dan bearish.
Para analis pasar masih terbagi dalam memprediksi arah selanjutnya, menunggu konfirmasi dari pergerakan harga dan volume pasar. Analis kripto Ted Pillows menilai Ethereum masih mempertahankan potensi bullish jangka pendek selama level $3.850 atau sekitar 64,2 juta rupiah tetap terjaga.
$ETH is still holding above its $3,850 support level.
The next key level to reclaim is $4,250, which could start a short-term uptrend.
In case Ethereum loses the $3,850 support level, expect more downside volatility. pic.twitter.com/4PpZBof456
— Ted (@TedPillows) October 16, 2025
Ia menyebutkan bahwa pergerakan tegas di atas $4.250 dapat memicu tren kenaikan baru. Penurunan suplai ETH di bursa turut memberi dorongan bagi kemungkinan reli jika tekanan jual berkurang.
Sebaliknya, analis Ali Martinez mengingatkan risiko penurunan lebih dalam dengan terbentuknya potensi bearish MACD crossover pada grafik mingguan. Dua pola serupa sebelumnya memicu penurunan harga masing-masing 43% dan 61%, sehingga perulangan pola ini dapat membuka peluang koreksi signifikan.
Ethereum $ETH is on the verge of a bearish MACD crossover on the weekly chart. The last two times it happened, the price dropped 43% and 61%. pic.twitter.com/RRIjFeR63k
— Ali (@ali_charts) October 16, 2025
Kondisi ini menuntut investor untuk lebih waspada dan menyesuaikan eksposur sesuai toleransi risiko masing-masing.
PEPENODE Menarik Perhatian dengan Model Mine-to-Earn
Di tengah ketidakpastian Ethereum, Pepenode (PEPENODE) mulai menarik perhatian investor sebagai meme coin berbasis utilitas yang dibangun di jaringan Ethereum. Proyek ini menawarkan pendekatan berbeda melalui konsep mine-to-earn, memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam aktivitas penambangan virtual menggunakan node untuk memperoleh imbalan token.

Presale koin meme ini hampir mencapai pencapaian $1,8 juta, mencerminkan minat awal yang kuat terhadap model inovatif ini. Harga token saat ini berada di $0.001105 atau sekitar Rp18,4 per token, dengan akses pembelian menggunakan kartu kredit, debit, atau aset kripto seperti ETH dan USDT melalui wallet EVM seperti Best Wallet.
Pepenode menyatukan elemen GameFi dan DeFi, menawarkan staking reward hingga 3.022% bagi peserta aktif. Pendekatan ini memberi nilai tambah dibanding meme coin tradisional yang hanya mengandalkan hype komunitas. Pepenode bertujuan membangun ekosistem berkelanjutan dengan fokus pada keterlibatan pemain dan pertumbuhan utilitas.
Pergeseran Fokus dan Peluang Baru di Sektor Meme Coin
Ketahanan aliran dana ETF menunjukkan bahwa Ethereum tetap menjadi pilihan utama institusi, meskipun harga ETH saat ini menghadapi tekanan kuat di sekitar level $4.000.
Kondisi pasar yang masih rapuh mendorong sebagian investor untuk mempertimbangkan alternatif lain sambil menunggu kejelasan arah pergerakan ETH. Dalam konteks inilah, Pepenode mulai muncul sebagai proyek yang menawarkan potensi baru melalui model mine-to-earn yang lebih berbasis utilitas.
Pepenode menghadirkan pendekatan berbeda dalam ekosistem meme coin, dengan memberi kesempatan kepada pengguna untuk memperoleh imbalan melalui aktivitas berbasis node, bukan hanya mengandalkan volatilitas harga jangka pendek.

Mekanisme tersebut membuka peluang partisipasi jangka panjang dan menarik minat investor yang mencari inovasi di luar narasi token hiburan semata.
Bagi investor yang memantau perkembangan proyek ini, mengikuti tren dan prediksi harga Pepenode dapat menjadi langkah strategis untuk memahami arah pasar. Informasi mengenai fitur, roadmap, dan mekanisme reward tersedia melalui kanal resmi.
Untuk peserta baru, panduan mengenai cara beli Pepenode tersedia di situs utama dan dapat diakses melalui dompet EVM yang kompatibel. Bergabung dengan akun X dan Telegram resmi Pepenode memberikan akses langsung terhadap pembaruan proyek, pengumuman airdrop, serta keputusan komunitas yang berkaitan dengan pengembangan jaringan.
Mengunjungi laman resmi Pepenode menjadi langkah penting sebelum mengambil keputusan investasi, guna memastikan setiap langkah dilakukan berdasarkan informasi yang akurat dan terverifikasi. Sektor meme coin terus berevolusi, dan Pepenode menunjukkan bahwa utilitas dapat menjadi pembeda dalam menentukan daya tahan sebuah proyek di tengah fluktuasi pasar.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi ICOBench Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. ICOBench Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.
