Prediksi Harga Solana: SOL Senilai $30 Juta Dicuri, Harga Sol Anjlok di Bawah $100

prediksi harga Solana

Prediksi harga Solana hari ini masih tertekan; SOL diperdagangkan di sekitar $97 setelah aksi jual tajam menyeretnya menembus level psikologis $100. Pelemahan ini terjadi saat pasar kripto secara umum sedang sulit, namun Solana turun lebih dalam karena muncul kekhawatiran keamanan yang menggerus kepercayaan investor.

Dalam beberapa pekan, SOL merosot dari area $140–$145 dan menghapus sebagian besar pemulihan sejak akhir 2025. Bagi investor baru, penurunan seperti ini biasanya dipicu rasa takut, forced selling, dan ketidakpastian—bukan berarti teknologinya tiba-tiba gagal.

Kebocoran Keamanan Step Finance Guncang DeFi Solana

Prediksi harga Solana ikut terseret setelah kabar pelanggaran keamanan di Step Finance memicu kekhawatiran baru soal risiko di ekosistem DeFi Solana.

Dalam insiden ini, sekitar $30 juta dalam bentuk SOL dilaporkan keluar dari dompet treasury, dengan kurang lebih 261.854 SOL dipindahkan dengan cepat. Kecepatan perpindahan tersebut membuat sebagian pelaku pasar menduga ada kemungkinan keterlibatan akses internal, bukan semata serangan otomatis.

Step Finance menyatakan dana pengguna tetap aman, tetapi efek psikologisnya terlanjur terasa. Dompet treasury bernilai besar memang makin sering jadi sasaran, dan kasus ini menegaskan pentingnya proteksi yang lebih ketat—mulai dari persetujuan multi-signature hingga kontrol akses yang lebih disiplin dan berlapis.

Bagi pasar, judul beritanya sering lebih “berat” daripada detail teknisnya. Saat sentimen sudah rapuh, isu keamanan biasanya mempercepat aksi jual karena trader memilih mengurangi risiko secepat mungkin.

Itu sebabnya, meski dampak langsungnya mungkin terbatas, kekhawatiran semacam ini bisa tetap menekan SOL dalam jangka pendek.

Sinyal Positif dari Eksplorer Baru Jupiter

Prediksi harga Solana memang masih dipengaruhi sentimen pasar, tetapi ada kabar yang cukup konstruktif untuk jangka panjang. Jupiter baru saja merilis explore.ag, sebuah alat eksplorasi untuk ekosistem Solana yang menggabungkan data dari Solscan dan DeFiLlama dalam satu tampilan.

Dengan begitu, pengguna bisa memantau proyek, transaksi, serta statistik DeFi dengan lebih rapi dan mudah, sekaligus meningkatkan transparansi jaringan.

Bagi pendatang baru, pembaruan seperti ini mungkin tidak langsung mengangkat harga dalam hitungan hari. Namun, kehadiran data dan analitik yang lebih lengkap biasanya membantu developer, peneliti, dan investor jangka panjang mengambil keputusan lebih percaya diri—terutama saat pasar sedang lesu.

Jika adopsi dan kualitas tooling terus membaik, fondasi ekosistem Solana berpotensi makin kuat ketika siklus pasar berbalik.

Prediksi Harga Solana: Mampukah SOL Kembali ke $100?

Prediksi harga Solana dari sisi teknikal masih menghadapi tantangan karena SOL jelas berada dalam tren turun jangka pendek.

SOL USDT - prediksi harga Solana
Grafik Harga SOL/USDT | Sumber: TradingView

Harga masih bergerak di dalam kanal menurun yang terbentuk sejak akhir 2025. Setelah SOL jatuh di bawah area EMA 100 hari dan 200 hari di sekitar $140, penurunan berlanjut cepat melewati $119 dan $111—lebih mirip forced selling daripada sekadar ambil untung biasa.

Untuk area penting yang perlu dipantau, resistensi terdekat berada di $105–$111, yaitu zona support lama yang kini berubah menjadi area jual. Di sisi bawah, support berada di kisaran $90–$81 yang selaras dengan area permintaan sebelumnya dan proyeksi Fibonacci. Jika tekanan pasar global makin berat, risiko lanjutan bisa membuka ruang menuju area $70.

RSI kini berada di pertengahan 20-an, menandakan kondisi oversold. Ini sering memicu pantulan jangka pendek, tetapi belum cukup untuk dianggap sebagai pembalikan tren yang solid.

Agar skenarionya lebih positif, altcoin terbaik ini perlu mampu bertahan di atas $100, membentuk higher low, lalu menutup candle harian di atas $111. Jika syarat itu terpenuhi, peluang pemulihan menuju $120–$130 bisa mulai terbuka.

Untuk saat ini, pergerakan SOL terlihat seperti fase “reset” yang berat namun umum terjadi, terutama setelah tekanan jual mulai memuncak.

Bitcoin Hyper (HYPER): Evolusi Bitcoin dengan Memanfaatkan Teknologi Solana

Prediksi harga Solana masih jadi perhatian banyak trader, tetapi di tengah volatilitas itu muncul narasi lain: upaya membuat ekosistem Bitcoin lebih “lincah” lewat Bitcoin Hyper (HYPER).

Bitcoin Hyper - prediksi harga Solana
Presale Bitcoin Hyper | Sumber: Bitcoin Hyper

Gagasannya sederhana—Bitcoin tetap dipakai sebagai standar keamanan, sementara Bitcoin Hyper membawa kecepatan ala Solana. Klaimnya, kombinasi ini memungkinkan smart contract yang lebih cepat dan murah, pengembangan dApp, bahkan pembuatan meme coin, tanpa melepas fondasi keamanan yang identik dengan BTC.

Proyek ini juga menonjolkan sisi kepercayaan dan skalabilitas, termasuk menyebut telah melalui proses audit.

Dari sisi minat pasar, presale untuk coin crypto terbaru ini dikabarkan sudah melampaui $31,1 juta (sekitar Rp522 miliar), dengan harga token sekitar $0,013675 sebelum penyesuaian harga tahap berikutnya. Angka-angka ini biasanya dipakai untuk menunjukkan antusiasme awal, terutama saat sentimen pasar sedang tidak ramah.

Antusiasme yang tinggi juga dipengaruhi oleh imbal hasil staking menggiurkan dari Bitcoin Hyper. Proyek ini menawarkan imbalan mencapai 38% APY bagi investor awal yang bersedia mengunci token $HYPER mereka di pool staking.

Jika aktivitas Bitcoin terus naik dan kebutuhan aplikasi berbasis BTC yang efisien ikut meningkat, Bitcoin Hyper berpotensi diposisikan sebagai “jembatan” yang menghubungkan dua ekosistem besar: Bitcoin dan Solana.

Telusuri tentang potensi kenaikan harga HYPER dengan membaca prediksi harga Bitcoin Hyper. Selain itu, pastikan untuk mempelajari bagaimana cara membeli token presale dengan aman, yang telah kami susun dalam artikel cara beli Bitcoin Hyper.

 

Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi ICOBench Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. ICOBench Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.

By Alvaro Pradipta

Alvaro Pradipta adalah analis crypto dan penulis senior di CoinSpeaker Indonesia dengan spesialisasi pada Bitcoin, Ethereum, dan aset digital berkapitalisasi besar. Dengan latar belakang di bidang Teknologi Informasi, Alvaro memiliki kemampuan untuk membedah aspek teknis blockchain sekaligus menjelaskan implikasinya terhadap harga dan adopsi. Sejak 2018, Alvaro aktif menulis ulasan pasar harian, analisis teknikal, dan liputan event crypto internasional. Gaya tulisannya memadukan analisis berbasis data dengan wawasan tren global, menjadikannya salah satu penulis yang banyak diikuti oleh pembaca setia CoinSpeaker Indonesia.