XRP kembali menjadi sorotan setelah gagal bertahan di atas level psikologis $2. Altcoin ini terus bergerak dalam pola lower-high dan lower-low sejak pertengahan 2025. Penurunan harga mencapai hampir 50%, dan saat ini diperdagangkan di kisaran $1,85.
Para trader kini mempertanyakan apakah XRP masih memiliki peluang untuk menembus kembali level penting tersebut sebelum akhir tahun. Dalam suasana pasar yang lemah, tekanan makroekonomi dan sikap hati-hati institusi terhadap aset digital terus menekan kinerja harga XRP. Meski begitu, peluncuran produk ETF XRP menjadi pendorong kuat yang menarik perhatian institusi besar ke proyek ini.
Aliran Dana ke ETF XRP Tembus $43,89 Juta, Tapi Harga Belum Bergerak
Produk ETF XRP menunjukkan performa luar biasa sejak peluncurannya. Tidak ada catatan arus keluar bersih sejak pertama kali terdaftar. Hingga saat ini, ETF XRP berhasil menyerap dana sekitar $1,1 hingga $1,2 miliar dalam waktu singkat.
Pada hari Selasa, masuknya dana baru mencapai $43,89 juta atau sekitar Rp734 miliar, salah satu hari dengan inflow tertinggi sepanjang Desember. Sementara itu, ETF Bitcoin dan Ethereum justru mencatatkan kerugian lebih dari $1 miliar dalam seminggu terakhir.

Data ini mengindikasikan bahwa minat institusi terhadap XRP makin menguat. Namun, harga XRP belum mencerminkan arus masuk yang besar tersebut. Nilai token masih berkutat di kisaran $1,9 dan belum menunjukkan lonjakan signifikan.
Penyebabnya terletak pada mekanisme ETF itu sendiri. Uang yang masuk ke ETF tidak serta-merta digunakan untuk membeli XRP langsung dari pasar terbuka. Proses yang melibatkan perantara dan penyedia likuiditas membuat efek pada harga berjalan lebih lambat. Karena itu, investor besar belum memberi dampak instan pada pergerakan harga XRP.
Saat ini, harga XRP bergerak di antara $1,80 hingga $1,95 atau sekitar Rp30.133 hingga Rp32.641. Dalam tujuh hari terakhir, harga turun sekitar 3,47%. Kapitalisasi pasarnya telah menurun ke $111 miliar, setara sekitar Rp1.858 triliun, sementara volume perdagangan 24 jam tercatat di angka $2,14 miliar atau sekitar Rp35,8 triliun.

Analisis teknikal menunjukkan dominasi seller masih tinggi. XRP sempat mencoba melakukan rebound pada akhir pekan, tetapi reli tersebut tidak bertahan lama. Harga kini berada di bawah garis moving average 50 hari, dan dua indikator penting, EMA 10 hari dan EMA 20 hari saat ini menjadi area resistance utama.
Support langsung berada di level $1,80, kemudian $1,75 dan $1,60 menjadi titik pertahanan berikutnya jika tekanan jual berlanjut. Target harga di sisi atas tetap berada di $2 atau sekitar Rp33.482, yang menjadi tantangan utama untuk jangka pendek.
Bitcoin Hyper – Solusi Layer-2 yang Tahan Guncangan Pasar
Ketika XRP masih mencoba bangkit di tengah kondisi pasar yang tidak bersahabat, proyek bernama Bitcoin Hyper justru menunjukkan ketahanan dan utilitas nyata. Sebagai proyek Layer-2 yang dibangun di atas jaringan Bitcoin,

Coin crypto terbaru ini muncul sebagai alternatif yang tidak hanya solid dari sisi teknologi, tapi juga aman dari sisi investasi. Tujuannya ambisius yaitu menjembatani utilitas Bitcoin hingga mencapai $2 triliun, dan bahkan sebagian kecil dari pasar ini sudah cukup untuk mengubah Bitcoin Hyper menjadi proyek bernilai miliaran dolar.
Bitcoin Hyper ($HYPER) tidak mengubah mekanisme utama Bitcoin. Sebaliknya, proyek ini menambahkan layer kedua yang berfungsi cepat dan hemat biaya. Dengan menggunakan Solana Virtual Machine (SVM), Hyper dapat memproses ribuan transaksi per detik. Ini memungkinkan transfer instan, biaya super murah, dan integrasi mulus dengan aplikasi DeFi.
Untuk menggunakan jaringan ini, pengguna cukup memindahkan BTC mereka melalui sistem jembatan yang aman. Setelah deposit berhasil, saldo BTC akan tercermin di jaringan Bitcoin Hyper dan bisa langsung digunakan untuk transaksi, trading, atau aktivitas lainnya. Ketika pengguna ingin kembali ke jaringan utama, mereka tinggal menarik saldo tersebut melalui bridge. Skema ini menjaga keamanan Bitcoin tetap utuh sambil membuka ruang baru untuk adopsi di level transaksi harian.
Permintaan Meroket, Presale HYPER Hampir Tembus $30 Juta
Bitcoin Hyper ($HYPER) menunjukkan sinyal kuat dari pasar. Dalam beberapa bulan sejak diluncurkan, proyek ini telah berhasil mengumpulkan $29,7 juta atau sekitar Rp497 miliar. Saat ini, harga token HYPER berada di $0.013475. Dengan performa ini, HYPER menjadi salah satu presale terbesar yang berjalan menjelang tahun 2026.

Keunggulan proyek ini terletak pada kombinasi narasi baru dan insentif finansial yang menarik. Program staking yang ditawarkan memberikan APY sebesar 39%, dan lebih dari 1,3 miliar token HYPER telah dikunci dalam staking pool. Ini menunjukkan bahwa sebagian besar pembeli melihat proyek ini sebagai aset jangka panjang, bukan sekadar hype sesaat.
Presale HYPER juga menarik perhatian investor institusi dan ritel yang mulai jenuh terhadap token besar yang volatil. Dalam ekosistem DeFi yang sedang berkembang pesat, Bitcoin Hyper menjadi pilihan dengan risiko yang lebih rendah, potensi utilitas tinggi, dan peluang pertumbuhan yang sangat menjanjikan.
Untuk Anda yang tertarik memanfaatkan momen presale ini, segera kunjungi laman resmi Bitcoin Hyper. Anda bisa membeli dengan menggunakan wallet seperti Best Wallet dan melakukan pembayaran menggunakan USDT atau kartu bank. Dapatkan informasi lebih lanjut dan pembaruan proyek melalui akun X (Twitter) resmi mereka dan bergabung dengan komunitas di Telegram.
Jangan lewatkan kesempatan ini, karena jika proyek ini berhasil mengeksekusi roadmap-nya, maka prediksi harga Bitcoin Hyper bisa melampaui ekspektasi pasar. Segera pelajari lebih lanjut mengenai cara beli Bitcoin Hyper dan pantau terus update prediksi harga Bitcoin Hyper melalui saluran resmi mereka.
Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi ICOBench Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. ICOBench Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.
