Crypto Terbaik untuk Dibeli Saat Ini: XRP, Solana, Aster, dan Bitcoin Hyper

Crypto terbaik untuk dibeli

Nilai Bitcoin kembali melemah, bahkan sempat menyentuh titik terendah dalam enam bulan terakhir. Meski begitu, banyak analis justru melihat koreksi ini sebagai peluang strategis bagi investor untuk mengalihkan fokus ke aset crypto terbaik lainnyan yang lebih prospektif.

Di tengah pergeseran tren, sejumlah altcoin seperti XRP, Solana, Aster, hingga proyek berbasis Layer-2 Bitcoin seperti Bitcoin Hyper mulai menarik perhatian pelaku pasar. Artikel ini mengulas potensi dari keempat proyek tersebut sebagai crypto terbaik untuk dibeli saat ini.

XRP – Fondasi Baru Sistem Pembayaran Global

XRP ($XRP) tetap konsisten memperluas penggunaan blockchain dalam sistem pembayaran lintas negara melalui teknologi settlement yang cepat dan berbiaya rendah.

Ripple menargetkan ekosistem ini sebagai alternatif modern untuk sistem SWIFT, dengan mendukung adopsi institusional secara global.

Grafik harga XRP

Proyek ini telah mendapat sorotan dalam laporan inovasi keuangan dari United Nations Capital Development Fund dan bahkan tercantum dalam dokumen resmi Gedung Putih.

Jaringan Ripple kini mencakup berbagai bank dan perusahaan pembayaran besar seperti Master Card, sehingga menjadikan XRP sebagai crypto terbesar keempat berdasarkan kapitalisasi pasar, yang tetap bertahan di atas $128 miliar atau sekitar 2,1 kuadriliun rupiah.

Peluncuran stablecoin RLUSD yang didukung dolar AS menegaskan ambisi Ripple untuk menguasai pasar pembayaran digital. RLUSD dibangun di atas XRP Ledger, dan setiap transaksi membakar sebagian kecil XRP, menciptakan tekanan deflasi yang menguatkan nilai jangka panjang aset ini.

Sepanjang 12 bulan terakhir, XRP melonjak 93% dan mencapai level tertinggi baru $3,65 pada Juli, yang merupakan rekor pertama sejak 2018. Sementara itu, Bitcoin justru turun 1% pada periode yang sama.

ndikator RSI XRP saat ini berada di kisaran 37 dan terus menanjak, menandakan peluang pembelian pada level diskon yang bisa menarik minat trader untuk masuk.

Jika regulator AS menyetujui ETF spot crypto dan proyek regulasi seperti Project Crypto berjalan lancar, banyak analis memprediksi XRP dapat menembus $10 atau sekitar 167 ribu rupiah sebelum 2026.

Prediksi harga XRP tersebut menjadi salah satu narasi utama yang mendorong investor mempertimbangkan kembali peran XRP dalam portofolio jangka panjang mereka.

Solana – Penantang Terkuat Ethereum Menuju Level $1.000

Solana ($SOL) terus memperkuat posisinya sebagai salah satu blockchain tercepat dan paling skalabel di sektor smart contract. Dengan kapitalisasi pasar sekitar $77 miliar atau hampir 1,3 kuadriliun rupiah, serta lebih dari $9,3 miliar total value locked (TVL) dalam ekosistem DeFi-nya, Solana kini menjadi jaringan keuangan terdesentralisasi terbesar kedua setelah Ethereum.

Grafik harga Solana

Persetujuan ETF spot Solana dari Grayscale dan Bitwise yang mulai diperdagangkan di NYSE menjadi titik balik penting.

Momentum tersebut sebelumnya juga mendorong lonjakan besar pada Bitcoin dan Ethereum, dan kini mulai mengalir ke Solana. Sejak koreksi awal tahun ke sekitar $100, harga SOL telah pulih ke kisaran $138 dan membentuk pola bullish flag sejak pertengahan September.

Wilayah $150 menjadi support krusial, dengan potensi breakout menuju $250 dan bahkan ke level psikologis $1.000 dalam siklus pasar 2026 yang lebih matang.

Kelebihan utama Solana ada pada efisiensi dan kecepatan yang melampaui Ethereum, membuatnya semakin diminati untuk tokenisasi aset dunia nyata (Real World Asset/RWA).

Dua raksasa keuangan global, Franklin Templeton dan BlackRock, mulai mengadopsi teknologi Solana untuk proyek-proyek digitalisasi aset mereka.

Melihat sinyal teknikal dan adopsi institusional yang menguat, prediksi harga Solana terus bergerak naik, dan peluang menuju rekor tertinggi barunya makin terbuka.

Banyak investor mulai mempertimbangkan cara beli Solana sebelum breakout berikutnya terjadi, terutama mereka yang mengincar pertumbuhan eksponensial dari sektor RWA dan DeFi di jaringan ini.

Aster – Proyek Dukungan CZ yang Naik Tajam dalam Dua Pekan

Aster ($ASTER) hadir sebagai platform desentralisasi baru yang menyatukan dua kekuatan: Astherus dan APX Finance. Melalui integrasi ini, Aster menawarkan sistem trading perpetual dan pasar spot dalam satu antarmuka terpadu.

Grafik harga Aster

Proyek ini membidik dua segmen utama sekaligus: investor ritel pemula yang mencari kemudahan, dan trader berpengalaman yang membutuhkan eksekusi on-chain yang cepat dan aman.

Pendekatan hybrid antara kenyamanan platform terpusat dan keamanan protokol DeFi menjadi kekuatan utama Aster.  Desainnya dirancang agar pengguna dapat mengakses fitur-fitur kompleks secara intuitif, mulai dari leverage, swap, hingga manajemen risiko langsung dari dompet Web3 mereka.

Dalam dua minggu terakhir, harga ASTER melonjak 33% dan kini berada di kisaran $1,34 atau sekitar 22 ribu rupiah. RSI yang stabil di angka 61 menunjukkan permintaan tetap tinggi, diperkuat oleh kenaikan 12% hanya dalam sepekan terakhir.

Kinerja ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap potensi pertumbuhan Aster, terlebih setelah Binance founder CZ secara terbuka mengakui dukungannya. Pada awal bulan ini, CZ mengumumkan pembelian 2 juta token ASTER melalui akun X miliknya.

Dukungan dari tokoh penting ini menambah kredibilitas proyek dan menjadi sinyal kuat bagi komunitas investor global. Banyak analis meyakini bahwa harga ASTER berpeluang mencapai $5 (sekitar 83 ribu rupiah) sebelum akhir tahun, terutama jika momentum akumulasi retail dan institusi terus berlanjut.

Bagi investor yang tertarik, memahami cara beli ASTER lebih awal dapat membuka peluang besar sebelum reli besar berikutnya dimulai. Prediksi harga ASTER pun terus mengarah ke zona bullish, memperkuat reputasinya sebagai salah satu proyek baru paling menjanjikan tahun ini.

Bitcoin Hyper – Crypto Terbaik dengan Infrastruktur Serius di Balik Branding Meme Coin

Bitcoin Hyper ($HYPER) mungkin tampak seperti proyek meme coin pada permukaan, namun teknologi di baliknya menghadirkan arsitektur Layer-2 yang canggih untuk ekosistem Bitcoin.

Proyek ini dibangun di atas Solana Virtual Machine (SVM), memungkinkan transaksi berkecepatan tinggi, biaya rendah, dan integrasi smart contract yang tidak tersedia di jaringan Bitcoin tradisional.

Bitcoin Hyper - Layer 2 Bitcoin

Fitur utama yang ditawarkan koin micin ini mencakup Canonical Bridge, yang memungkinkan transfer lintas jaringan antara Bitcoin dan blockchain lainnya secara seamless.

Dengan sistem governance yang terdesentralisasi dan mekanisme staking yang memberi reward tinggi, HYPER menempatkan dirinya sebagai solusi teknologi yang menyamar dalam bentuk meme coin.

Hingga saat ini, presale HYPER telah mengumpulkan lebih dari $28,1 juta atau sekitar 469 miliar rupiah. Harga token saat ini berada di level $0.013305 per token. Audit independen dari Coinsult tidak menemukan kerentanan pada smart contract, meningkatkan rasa aman bagi investor awal.

Selain itu, staking HYPER menawarkan imbal hasil hingga 41% APY, menjadikannya opsi menarik untuk pendapatan pasif. Analis dari Borch Crypto menyebut Bitcoin Hyper sebagai salah satu calon crypto 100x berikutnya, terutama karena kombinasi branding yang viral dan inovasi teknologi nyata di baliknya.

Prediksi harga Bitcoin Hyper untuk 2026 sangat optimistis, dengan komunitas yang tumbuh cepat di X dan Telegram. Bagi investor yang ingin tahu cara beli Bitcoin Hyper sebelum listing publik, saat ini adalah momen yang tepat untuk ikut serta dalam presale.

Informasi lebih lanjut tersedia di situs resmi proyek serta melalui kanal sosial seperti akun X (Twitter) resmi Bitcoin Hyper dan komunitas Telegram mereka. Jangan lewatkan peluang ini jika Anda mencari proyek crypto dengan potensi adopsi besar dan fundamental teknologi yang kuat.

Disclaimer: Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi ICOBench Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. ICOBench Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.

By sulastri

Sulastri adalah penulis konten crypto dan Web3 yang telah aktif sebagai investor sejak 2017. Berbekal pengalaman dan pemahaman mendalam terhadap teknologi blockchain, ia membantu proyek-proyek kripto membangun narasi yang kuat, relevan, dan mudah dicerna. Gaya tulisannya memadukan riset teknis dengan sentuhan humanis, menjadikan topik kompleks terasa dekat dan engaging bagi semua kalangan dari pemula hingga pelaku industri Web3.