Prediksi Harga Bitcoin: Strategy Kembali Borong BTC — Katalis untuk Pergerakan Harga?

Prediksi Harga Bitcoin

Prediksi harga Bitcoin saat ini lebih condong ke arah bearish setelah crash pasar baru-baru ini. Kendati demikian, akumulasi Bitcoin oleh pemain-pemain besar masih tetap konsisten.

MicroStrategy masih terus menyimpan Bitcoin di kasnya meskipun terjadi penurunan harga cukup signifikan dalam beberapa minggu terakhir. Bahkan, perusahaan yang bermarkas di Virginia, Amerika Serikat, tersebut baru saja mengakuisisi lebih banyak Bitcoin.

Harga Bitcoin (BTC) Terus Mengalami Penurunan

Pada Senin (4/11), pendiri Strategy, Michael Saylor, mengumumkan bahwa perusahaannya telah membeli 397 Bitcoin (BTC) atau setara dengan $45,6 juta (sekitar Rp 761 miliar / kurs 1 USD = Rp16.704) dengan harga rata-rata $114.771. Pembelian tersebut telah membuat Strategy kini memiliki BTC senilai lebih dari $47 miliar.

Namun, kendati investor institusional menunjukkan keyakinan yang kuat, Bitcoin masih berada dalam mode koreksi. Cryptocurrency terbaik dari segi market cap tersebut telah turun lebih dari 6% dalam tujuh hari terakhir, turun dari sekitar $113.890 menjadi $106.270, setelah crash pada 10 Oktober.

Di saat Bitcoin sedang menghadapi tekanan jual, investor cerdas tengah melirik proyek baru potensial bernama Bitcoin Hyper. Didukung oleh platform inovatif berbasis Solana Virtual Machine (SVM), HYPER telah mengumpulkan lebih dari $25,7 juta melalui presale yang saat ini sedang berlangsung.

Strategy Terus Akumulasi Bitcoin ke Dalam Kas

Strategy, yang sebelumnya dikenal sebagai MicroStrategy, kembali meningkatkan jumlah Bitcoin di dalam kasnya. Perusahaan ini sekarang tercatat sebagai perusahaan publik dengan cadangan Bitcoin terbesar di dunia.

Pembelian terbaru Strategy telah meningkatkan kepemilikan perusahaan menjadi 641.205 BTC, yang saat ini bernilai sekitar $47,49 miliar, dengan pembelian di harga rata-rata $74.057 per koin.

Guna membiayai akumulasi Bitcoin yang berkelanjutan ini, perusahaan menggunakan kombinasi cerdas antara penjualan saham dan penawaran saham preferen. Michael Saylor, pendiri dan ketua eksekutif perusahaan, mengatakan bahwa pendekatan yang beragam ini memungkin Strategy untuk tetap kuat, bahkan apabila harga Bitcoin anjlok hingga 90%.

Memiliki lebih dari 641.000 BTC bukan hanya langkah investasi bagi Strategy, ini merupakan pernyataan keyakinan yang kuat terhadap potensi jangka panjang Bitcoin. Struktur keuangan perusahaan mungkin kompleks, tetapi dirancang secara sengaja untuk menahan volatilitas pasar ekstrem dan mempertahankan visi Bitcoinnya.

Prediksi Harga Bitcoin: Apakah BTC akan Kembali ke Level yang Lebih Tinggi?

Bitcoin saat ini diperdagangkan di sekitar $106.000 atau setara dengan Rp1,77 miliar, sedikit di atas level support utama, $106.000 – $106.500, dengan penurunan 24 jam sebesar 0,84%.

Indikator teknis menunjukkan konsolidasi bearish, dengan pola grafik seperti head-and-shoulders yang mengindikasikan potensi momentum penurunan apabila harga Bitcoin menembus di bawah support ini. Hal ini juga didukung oleh aliran dana ETF Bitcoin spot.

BTC USDT - prediksi harga BTC

Belakangan ini, Bitcoin mengalami serangkaian arus keluar dari ETF spot-nya. Data dari Coinglass mencatat bahwa dalam tiga sesi terakhir, ETF BTC spot telah kehilangan $1,15 miliar. Arus keluar dalam ETF ini berkontribusi pada momentum bearish harga.

Namun, analis membuat prediksi harga Bitcoin bullish ke $110.000-$115.000 apabila harga BTC menembus rata-rata pergerakan 50 hari dan mempertahankan kekuatan volume dalam beberapa minggu ke depan.

Dengan momentum yang melambat, kripto ini berpotensi mencapai level terendah baru, tetapi konfirmasi tergantung pada penembusan zona dukungan saat ini. Pemulihan pasar yang lebih luas dapat mendorong harga Bitcoin ke level yang lebih tinggi, menandai kenaikan signifikan dari level saat ini.

Perkembangan Pesat Bitcoin Hyper dan Ekosistemnya

Sebagian besar prediksi harga Bitcoin lebih condong terhadap momentum bearish. Namun, Bitcoin Hyper terus mencatatkan penjualan token presale yang meningkat, mengumpulkan lebih dari $25,7 juta dalam waktu yang relatif singkat.

Token asli Bitcoin Hyper, $HYPER, saat ini dibanderol dengan harga $0,013215 per token. Namun, harga tersebut hanya akan bertahan dalam waktu kurang dari 5 jam dan akan naik seiring dengan beralihnya presale ke fase baru.

Proyek ini menangani masalah yang signifikan di pasar kripto. Bitcoin tetap menjadi pemain yang dominan di ruang aset digital, tetapi jaringan Bitcoin memiliki kekurangan yang membuatnya tidak mampu untuk memperluas kegunaannya ke sektor-sektor seperti DeFi, NFT, dApps, dan koin meme.

Bitcoin Hyper menetapkan standar baru untuk kegunaan Bitcoin dengan protokol layer-2 yang dibangun di atas ekosistem Bitcoin.

Cara Kerja Bitcoin Hyper

Platform ini didukung oleh Solana Virtual Machine (SVM), yang dirancang untuk kecepatan dan skalabilitas. Dengan mengadopsi teknologi tersebut, Bitcoin Hyper dapat menyulap kecepatan Bitcoin menjadi 65.000 transaksi per detik (TPS), dari sebelumnya hanya sekitar 7 TPS.

Cara kerja Bitcoin Hyper sangat sederhana. Pengguna perlu mengirimkan BTC mereka ke jaringan layer-2 melalui jembatan kanonik terdesentralisasi dan aman. Kemudian, pengguna akan mendapatkan BTC yang dibungkus (wBTC) untuk digunakan di layer-2 Bitcoin Hyper.

Di sana, pengguna dapat mengakses berbagai fitur—mulai dari menghasilkan imbal hasil dari staking, memperdagangkan koin meme, hingga meminjam aset dunia nyata yang ditokenisasi.

Dengan kata lain, Bitcoin Hyper mengubah Bitcoin dari jaringan pembayaran sederhana menjadi ekosistem lengkap untuk DeFi dan inovasi digital.

Alasan untuk Membeli Bitcoin Hyper

Prediksi harga Bitcoin yang bearish membuat sebagian besar investor telah menarik modal mereka dari kripto terbesar itu. Bahkan, beberapa di antaranya telah mengalihkan modal ke proyek-proyek potensial seperti Bitcoin Hyper.

Hal ini dibuktikan dengan kesuksesan presale Bitcoin Hyper yang mampu mengumpulkan lebih dari $25,7 juta kendati pasar sedang lesu. Lantas, apa yang membuat proyek ini begitu menarik di mata investor?

Bitcoin Hyper

Berikut ini beberapa hal utama yang mendasari ketertarikan investor terhadap Bitcoin Hyper:

  • Lapisan kepercayaan tinggi dari investor, lebih dari $25,7 juta terkumpul.
  • Lebih dari 600 juta $HYPER telah terjual, menunjukkan pertumbuhan investor yang kuat.
  • Audit keamanan kontrak pintar oleh Coinsult dan SpyWolf.
  • Imbalan staking untuk investor presale mencapai 46% APY.
  • Harga token masih jauh dari target harga listing, hanya $0,013215 per token.

Kesuksesan presale yang viral, utilitas nyata, dan permintaan investor yang besar menunjukkan bahwa ini lebih dari sekedar hype. Bitcoin Hyper adalah gerakan yang akan mendefinisikan ulang bagaimana kripto terbesar dapat bertransformasi.

Prediksi harga Bitcoin Hyper sangat bullish, terutama dengan potensi adopsi kripto yang akan meningkat drastis di tahun 2030. Semakin tinggi permintaan Bitcoin, semakin mendesak kebutuhan akan kecepatan dan efisiensi dalam transaksi BTC sehari-hari.

Bitcoin Hyper berpotensi untuk masuk Coinbase listing maupun bursa-bursa besar lainnya. Namun, saat ini token ini masih dalam tahap presale sehingga Anda perlu membelinya melalui situs resmi Bitcoin Hyper.

Baca panduan lengkap cara beli Bitcoin Hyper agar dapat membeli token $HYPER dengan harga termurah dan aman.

 

Disclaimer:Pendapat dan pandangan yang diungkapkan dalam postingan ini tidak selalu mencerminkan kebijakan atau posisi resmi ICOBench Indonesia. Informasi yang disediakan dalam postingan ini hanya untuk tujuan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat keuangan, investasi, atau profesional. ICOBench Indonesia tidak mendukung produk, layanan, atau perusahaan tertentu yang disebutkan dalam postingan ini. Pembaca disarankan untuk melakukan riset mandiri dan berkonsultasi dengan profesional yang berkualifikasi sebelum mengambil keputusan keuangan apa pun. Jangan pernah menginvestasikan lebih dari yang Anda siap kehilangan.

By Alvaro Pradipta

Alvaro Pradipta adalah analis crypto dan penulis senior di CoinSpeaker Indonesia dengan spesialisasi pada Bitcoin, Ethereum, dan aset digital berkapitalisasi besar. Dengan latar belakang di bidang Teknologi Informasi, Alvaro memiliki kemampuan untuk membedah aspek teknis blockchain sekaligus menjelaskan implikasinya terhadap harga dan adopsi. Sejak 2018, Alvaro aktif menulis ulasan pasar harian, analisis teknikal, dan liputan event crypto internasional. Gaya tulisannya memadukan analisis berbasis data dengan wawasan tren global, menjadikannya salah satu penulis yang banyak diikuti oleh pembaca setia CoinSpeaker Indonesia.